Peribahasa Ayam dan Artinya: Kumpulan Peribahasa tentang Ayam

Peribahasa tentang ayam banyak digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan berbagai keadaan kehidupan, seperti keberuntungan, kesialan, kepemimpinan, keberanian, perilaku manusia, hubungan keluarga, dan perubahan nasib.

Halaman ini menyajikan kumpulan peribahasa ayam dan artinya, serta beberapa peribahasa lain yang terdapat dalam kelompok yang sama, mulai dari Awak, Awal, Awan, Asing, Atap, Aur, Badai, Badak, Badan, hingga Bagai.

Untuk melihat kumpulan peribahasa secara lebih luas berdasarkan kelompok huruf dan kata, silakan membaca kumpulan peribahasa Indonesia dan artinya lengkap.

Peribahasa Ayam dan Artinya

Ayam berinduk, sirih berjunjung

Artinya: dalam bekerja bersama-sama sebaiknya terdapat seseorang yang menjadi pemimpin atau penanggung jawab.

Ayam bertelur di atas padi mati kelaparan

Artinya: seseorang dapat tetap hidup dalam kesusahan meskipun berada di tempat yang sebenarnya penuh dengan kemakmuran atau kelimpahan.

Ayam dapat, musang pun dapat

Artinya: berhasil memperoleh sesuatu sekaligus mendapatkan keuntungan atau hasil lain yang berkaitan dengannya.

Ayam ditambat disambar elang

Artinya: mengalami kesialan yang sangat besar, seperti kehilangan orang yang dicintai atau sesuatu yang sangat berharga.

Ayam hitam terbang malam, hinggap ke rimba dalam, bertali ijuk, berlambang tanduk

Artinya: suatu kejahatan yang dilakukan secara samar-samar sehingga pelakunya sulit diketahui, meskipun berita tentang kejahatan tersebut sudah tersebar.

Ayam itik raja di tempatnya

Artinya: setiap orang memiliki kekuasaan atau pengaruh di lingkungan atau tempatnya sendiri.

Ayam lepas tangan bercicit

Artinya: seseorang yang melakukan kejahatan pada akhirnya dapat mengalami rasa malu akibat perbuatannya sendiri.

Ayam menang, kampung tergadai

Artinya: mengalami kesialan yang sangat besar atau kerugian yang tidak tanggung-tanggung.

Ayam menetaskan telur itik, anaknya itu ke air juga suka ditujunya

Artinya: sifat dasar seseorang biasanya sulit diubah dan cenderung tetap terbawa dalam kehidupannya.

Ayam putih terbang siang

Artinya: suatu perkara atau persoalan yang bukti-buktinya sudah jelas sehingga tidak sulit untuk diketahui.

Ayam patah kalau-kalau dapat menikam

Artinya: seseorang yang sedang jatuh atau mengalami kesengsaraan masih mempunyai kemungkinan untuk bangkit kembali.

Ayam putih terbang siang, bertali benang bertambah tulang, hinggap di kayu meranting

Artinya: perbuatan baik yang dilakukan secara terbuka oleh orang yang baik akan diketahui dan disenangi banyak orang.

Ayam tak patuk, itik tak sudu

Artinya: seseorang atau sesuatu yang dianggap hina, tidak berguna, atau tidak berharga.

Ayam tidur senang dalam reban, musang yang sudah beredar keliling

Artinya: orang yang dengki atau tidak menyukai orang lain dapat merasa senang ketika melihat keadaan orang tersebut.

Ayam yang tangkas di gelanggang

Artinya: seseorang yang pandai berbicara dan cakap menyampaikan pendapat dalam pertemuan atau rapat.

Peribahasa Awak dan Artinya

Awak kalah gelang usai

Artinya: mengalami kesialan dan tidak mempunyai kesempatan untuk membalas kekalahan.

Awak menangis diberi pisang

Artinya: suatu bujukan berhasil menghibur atau menghilangkan kesedihan seseorang.

Awak oleh gelanggang usai

Artinya: seseorang mengalami kemalangan yang sudah sulit atau tidak dapat ditolong lagi.

Awak rendah sangkutan tinggi

Artinya: jumlah pengeluaran atau belanja lebih besar daripada pendapatan yang diperoleh.

Awak sakit daging menimbun, sakit kepala panjang rambut

Artinya: berusaha menyembunyikan kesenangan atau keadaan hidup dari pandangan orang lain.

Peribahasa Awal dan Awan

Awal diingat, di akhir tidak

Artinya: kurang matang dalam membuat perhitungan karena tidak memikirkan akibat atau urusan selanjutnya.

Awan berarak ditangisi

Artinya: terus meratapi keadaan atau nasib yang kurang menguntungkan.

Awan mengandung hujan

Artinya: suatu keadaan atau tanda yang belum dapat dipastikan hasilnya.

Peribahasa Asing dan Artinya

Asing lubuk asing ikannya, asing padang asing belalangnya

Artinya: setiap daerah atau tempat mempunyai aturan, kebiasaan, dan keadaan yang berbeda.

Asing maksud, asing sampai

Artinya: mendapatkan sesuatu yang berbeda dari apa yang diharapkan.

Asing udang, asing nikmat

Artinya: setiap orang mempunyai pendapat, selera, dan pemikiran masing-masing.

Peribahasa Atap dan Aur

Atap ijuk, perabung timah

Artinya: dua perkara atau dua orang yang sepadan dan cocok, termasuk dalam hubungan keluarga atau pasangan.

Aur ditanam dengan rebung

Artinya: hubungan persahabatan yang sangat erat.

Aur ditarik sungsang

Artinya: suatu pekerjaan atau persoalan yang memiliki banyak sangkut-paut sehingga sulit untuk dilaksanakan.

Peribahasa Badai, Badak dan Badan

Badai pasti berlalu

Artinya: penderitaan, kesulitan, atau masalah yang sedang dihadapi pada akhirnya akan berakhir.

Badak makan anaknya

Artinya: seseorang yang melakukan perbuatan buruk terhadap keluarganya sendiri sehingga menimbulkan aib atau kerugian.

Badan boleh memiliki, hati tiada boleh dimiliki

Artinya: seseorang mungkin terpaksa tunduk kepada orang yang lebih berkuasa dalam tindakan lahiriah, tetapi kebebasan hati dan pendiriannya tetap tidak dapat dimiliki orang lain.

Peribahasa Bagai Air di Atas Daun Talas

Bagai air di atas daun talas

Artinya: menggambarkan sesuatu yang tidak menetap atau tidak mempunyai pendirian. Peribahasa ini juga dapat menggambarkan ketidakcocokan antara dua orang atau dua keadaan.

Pelajaran dari Peribahasa tentang Ayam

Berbagai peribahasa ayam di atas memperlihatkan bahwa hewan sering digunakan sebagai simbol untuk menggambarkan perilaku manusia. Ayam dapat digunakan untuk menggambarkan keberuntungan dan kesialan, keadaan keluarga, kepemimpinan, keberanian, sifat seseorang, hingga perubahan nasib.

Beberapa peribahasa juga mengingatkan bahwa keadaan seseorang tidak selalu dapat dinilai hanya dari tempat atau kondisi yang terlihat. Ada orang yang hidup dalam keadaan berkecukupan tetapi tetap mengalami kesulitan, sementara seseorang yang sedang jatuh masih dapat bangkit kembali.

Kumpulan Peribahasa Indonesia Lengkap

Peribahasa tentang ayam merupakan salah satu kelompok dalam kumpulan peribahasa Indonesia. Untuk menemukan peribahasa dari kelompok lainnya, silakan membuka kumpulan peribahasa Indonesia dan artinya lengkap.

Jika ingin membaca kelompok sebelumnya, Anda dapat melihat peribahasa awalan Ang hingga Asam.

Untuk melanjutkan ke kelompok berikutnya, baca peribahasa Bahasa, Baji, Bajak, Bakar, Bangau dan Barang.

Kesimpulan

Peribahasa ayam dan artinya berisi berbagai ungkapan yang menggambarkan kehidupan manusia, mulai dari keberuntungan, kesialan, kepemimpinan, hubungan keluarga, sifat seseorang, hingga perubahan keadaan. Selain kelompok ayam, halaman ini juga memuat peribahasa tentang Awak, Awan, Asing, Atap, Aur, Badai, Badak, Badan, dan Bagai.

wdcfawqafwef