Sejarah BRI Syariah: Berdiri, Perkembangan, hingga Menjadi Bagian dari BSI

Sejarah BRI Syariah dari Bank Jasa Arta hingga menjadi bagian dari BSI

Sejarah BRI Syariah
merupakan bagian penting dari perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Bank BRI Syariah atau BRI Syariah berkembang melalui proses akuisisi Bank Jasa Arta oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., kemudian bertransformasi menjadi bank yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah.

BRI Syariah mulai beroperasi pada 17 November 2008. Dalam perkembangannya, Unit Usaha Syariah BRI juga melakukan proses pemisahan atau spin off yang berlaku efektif pada 1 Januari 2009.

Perjalanan BRI Syariah kemudian memasuki tahap baru ketika BRI Syariah bergabung dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah dalam pembentukan Bank Syariah Indonesia (BSI). Penggabungan tersebut efektif pada 1 Februari 2021.

Ringkasan: BRI Syariah berawal dari akuisisi Bank Jasa Arta oleh Bank BRI pada 19 Desember 2007. Setelah memperoleh izin dari Bank Indonesia, BRI Syariah mulai beroperasi pada 17 November 2008. Pada 2021, BRI Syariah bergabung dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah untuk membentuk Bank Syariah Indonesia.

Diperbarui: Agustus 2026

Apa Itu BRI Syariah?

BRI Syariah adalah nama bank syariah yang berkembang dari proses akuisisi Bank Jasa Arta oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Bank ini kemudian menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah dan berkembang sebagai salah satu bank syariah di Indonesia.

Namun, penting untuk membedakan antara sejarah BRI Syariah dan kondisi saat ini. BRI Syariah tidak lagi beroperasi sebagai entitas bank yang berdiri sendiri sejak merger efektif pada 1 Februari 2021.

BRI Syariah menjadi salah satu bank yang bergabung dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah dalam pembentukan Bank Syariah Indonesia.

Perjalanan BRI Syariah tersebut melengkapi pembahasan mengenai sejarah Bank Syariah Mandiri, yang juga menjadi salah satu bank yang bergabung dalam pembentukan BSI.

Latar Belakang Berdirinya BRI Syariah

Sejarah BRI Syariah berkaitan dengan strategi Bank Rakyat Indonesia dalam mengembangkan layanan perbankan berbasis prinsip syariah.

Tahap penting dalam sejarah tersebut terjadi ketika PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melakukan akuisisi terhadap Bank Jasa Arta pada 19 Desember 2007.

Setelah proses akuisisi dan persiapan perubahan kegiatan usaha, Bank Jasa Arta kemudian menjadi dasar bagi pembentukan BRI Syariah.

Bank Jasa Arta sebagai Awal Sejarah BRI Syariah

Jika ditelusuri secara kronologis, sejarah BRI Syariah tidak dimulai langsung dengan nama BRI Syariah.

Bank Jasa Arta merupakan bank yang kemudian diakuisisi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. pada 19 Desember 2007. Setelah proses tersebut, dilakukan berbagai persiapan untuk mengubah kegiatan usaha bank menjadi berdasarkan prinsip syariah.

Transformasi tersebut menjadi salah satu tahap penting sebelum BRI Syariah resmi beroperasi.

Kapan BRI Syariah Mulai Beroperasi?

BRI Syariah memperoleh izin dari Bank Indonesia melalui Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia Nomor 10/67/KEP.GBI/DpG/2008 tanggal 16 Oktober 2008.

Setelah memperoleh izin tersebut, PT Bank BRI Syariah resmi beroperasi pada 17 November 2008.

Dengan demikian, apabila muncul pertanyaan “BRI Syariah berdiri tahun berapa?”, jawaban yang lebih tepat perlu mempertimbangkan konteks sejarahnya. Proses pembentukannya berkaitan dengan akuisisi Bank Jasa Arta pada 2007, sedangkan BRI Syariah mulai beroperasi pada November 2008.

Perubahan Kegiatan Usaha Menjadi Bank Syariah

Sebelum menjadi BRI Syariah, bank yang menjadi cikal bakalnya menjalankan kegiatan usaha secara konvensional.

Setelah proses perubahan kegiatan usaha, bank tersebut menjalankan aktivitas perbankan berdasarkan prinsip syariah.

Perubahan ini menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan perbankan syariah di Indonesia karena memperluas pilihan masyarakat terhadap layanan perbankan berbasis syariah.

Spin Off Unit Usaha Syariah BRI

Perjalanan BRI Syariah juga berkaitan dengan proses pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Pada 19 Desember 2008 dilakukan penandatanganan akta pemisahan Unit Usaha Syariah BRI untuk melebur ke dalam PT Bank BRI Syariah. Proses spin off tersebut berlaku efektif pada 1 Januari 2009.

Tahap ini memperkuat struktur BRI Syariah sebagai bank yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah.

Perkembangan BRI Syariah

Setelah beroperasi sebagai bank syariah, BRI Syariah mengembangkan berbagai layanan perbankan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Perkembangannya mencakup penghimpunan dana, pembiayaan, layanan perbankan, serta pengembangan jaringan dan teknologi.

BRI Syariah juga dikenal dengan fokusnya pada segmen ritel dan usaha mikro, kecil, dan menengah dalam pengembangan bisnisnya.

Perkembangan tersebut berlangsung seiring dengan pertumbuhan industri perbankan syariah nasional.

Peran BRI Syariah dalam Perbankan Syariah Indonesia

BRI Syariah memiliki posisi penting dalam sejarah karena menjadi salah satu bank syariah yang memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis prinsip syariah.

Keberadaan BRI Syariah juga memperlihatkan bagaimana kelompok bank BUMN mengembangkan bisnis perbankan syariah melalui entitas tersendiri.

Dalam perkembangan berikutnya, model tersebut mengalami konsolidasi melalui merger tiga bank syariah BUMN yang menghasilkan Bank Syariah Indonesia.

Produk dan Layanan BRI Syariah

Selama beroperasi sebagai BRI Syariah, bank ini menawarkan berbagai produk dan layanan berdasarkan prinsip syariah.

Secara umum, layanan perbankan syariah mencakup produk penghimpunan dana, pembiayaan, dan jasa perbankan dengan menggunakan akad yang sesuai dengan karakteristik transaksi.

Untuk memahami kategori produk dalam perbankan syariah secara lebih luas, baca juga artikel Mengenal Produk Bank Syariah.

Perlu dicatat bahwa daftar produk BRI Syariah pada masa lalu tidak boleh dianggap sebagai daftar produk yang masih tersedia dengan nama BRI Syariah pada 2026, karena entitas tersebut telah bergabung ke dalam Bank Syariah Indonesia.

BRI Syariah Sebelum Menjadi BSI

Sebelum merger, BRI Syariah merupakan salah satu bank syariah yang berada dalam kelompok perbankan syariah milik BUMN.

Pada periode tersebut, BRI Syariah berkembang bersama Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah. Ketiga bank tersebut kemudian menjadi bagian dari proses konsolidasi industri perbankan syariah Indonesia.

Rencana penggabungan tersebut akhirnya menghasilkan Bank Syariah Indonesia.

Mengapa BRI Syariah Bergabung dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah?

Penggabungan BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah merupakan bagian dari strategi konsolidasi untuk membentuk bank syariah yang memiliki skala usaha dan kapasitas yang lebih besar.

Penggabungan tiga bank tersebut menyatukan kekuatan masing-masing entitas dan menjadi tonggak penting dalam perkembangan industri perbankan syariah nasional.

Bank Syariah Indonesia menjelaskan bahwa BSI lahir dari penggabungan tiga bank syariah tersebut dan mulai beroperasi pada 1 Februari 2021.

Kapan BRI Syariah Menjadi Bagian dari BSI?

BRI Syariah menjadi bagian dari Bank Syariah Indonesia melalui merger yang efektif pada 1 Februari 2021.

Bank Syariah Indonesia dibentuk melalui penggabungan:

  • PT Bank BRI Syariah Tbk
  • PT Bank Syariah Mandiri
  • PT Bank BNI Syariah

Bank Syariah Indonesia secara resmi berdiri pada 1 Februari 2021 melalui penggabungan ketiga bank tersebut. :contentReference[oaicite:3]{index=3}

Apakah BRI Syariah Masih Ada?

BRI Syariah tidak lagi beroperasi sebagai entitas bank yang berdiri sendiri.

Sejak merger efektif pada 1 Februari 2021, BRI Syariah menjadi bagian dari Bank Syariah Indonesia.

Karena itu, ketika mencari informasi mengenai BRI Syariah sekarang, informasi operasional terbaru sebaiknya merujuk kepada Bank Syariah Indonesia, sedangkan artikel mengenai BRI Syariah tetap relevan untuk memahami sejarah dan proses terbentuknya BSI.

Hubungan BRI Syariah dengan Bank Syariah Mandiri

BRI Syariah dan Bank Syariah Mandiri memiliki sejarah yang berbeda, tetapi keduanya bertemu dalam proses merger pembentukan Bank Syariah Indonesia.

Bank Syariah Mandiri berasal dari transformasi Bank Susila Bakti, sedangkan BRI Syariah berkembang dari akuisisi Bank Jasa Arta oleh Bank Rakyat Indonesia.

Keduanya kemudian bergabung bersama BNI Syariah dalam membentuk BSI pada 2021.

Untuk memahami perjalanan entitas lainnya dalam merger tersebut, baca juga sejarah Bank Syariah Mandiri.

Timeline Sejarah BRI Syariah

Tanggal/Periode Peristiwa
19 Desember 2007 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mengakuisisi Bank Jasa Arta.
16 Oktober 2008 Bank Indonesia menerbitkan izin melalui SK Gubernur BI No. 10/67/KEP.GBI/DpG/2008.
17 November 2008 BRI Syariah resmi mulai beroperasi.
19 Desember 2008 Akta pemisahan Unit Usaha Syariah BRI ditandatangani untuk proses spin off ke BRI Syariah.
1 Januari 2009 Proses spin off Unit Usaha Syariah BRI berlaku efektif.
2020 Rencana merger bank syariah milik BUMN semakin konkret.
27 Januari 2021 OJK menerbitkan izin merger tiga bank syariah.
1 Februari 2021 Merger efektif dan Bank Syariah Indonesia mulai beroperasi.

Perbedaan BRI Syariah dan Bank Syariah Mandiri

Aspek BRI Syariah Bank Syariah Mandiri
Cikal bakal Bank Jasa Arta Bank Susila Bakti
Perusahaan induk Bank Rakyat Indonesia Bank Mandiri
Mulai beroperasi sebagai bank syariah 17 November 2008 1 November 1999
Status setelah 2021 Menjadi bagian dari BSI Menjadi bagian dari BSI

Fakta Penting tentang Sejarah BRI Syariah

  • Sejarah BRI Syariah berkaitan dengan akuisisi Bank Jasa Arta oleh Bank Rakyat Indonesia pada 19 Desember 2007.
  • BRI Syariah memperoleh izin Bank Indonesia pada 16 Oktober 2008.
  • BRI Syariah mulai beroperasi pada 17 November 2008.
  • Proses spin off Unit Usaha Syariah BRI berlaku efektif pada 1 Januari 2009.
  • BRI Syariah berkembang sebagai salah satu bank syariah di Indonesia.
  • BRI Syariah kemudian bergabung dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah.
  • Merger tersebut efektif pada 1 Februari 2021.
  • Hasil penggabungan tersebut adalah Bank Syariah Indonesia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

BRI Syariah berdiri tahun berapa?

BRI Syariah mulai beroperasi sebagai bank syariah pada 17 November 2008, setelah proses akuisisi Bank Jasa Arta oleh Bank Rakyat Indonesia pada 19 Desember 2007 dan diperolehnya izin Bank Indonesia pada Oktober 2008.

Apa nama bank sebelum menjadi BRI Syariah?

Cikal bakal BRI Syariah adalah Bank Jasa Arta, yang diakuisisi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. pada 19 Desember 2007.

Kapan BRI Syariah mulai beroperasi?

BRI Syariah resmi mulai beroperasi pada 17 November 2008.

Kapan BRI Syariah menjadi BSI?

BRI Syariah menjadi bagian dari Bank Syariah Indonesia melalui merger yang efektif pada 1 Februari 2021.

Apakah BRI Syariah masih ada?

BRI Syariah tidak lagi beroperasi sebagai entitas bank yang berdiri sendiri sejak merger efektif pada 1 Februari 2021. BRI Syariah menjadi bagian dari Bank Syariah Indonesia.

Bank apa saja yang bergabung dengan BRI Syariah?

BRI Syariah bergabung dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah dalam pembentukan Bank Syariah Indonesia.

Artikel Terkait

Kesimpulan

Sejarah BRI Syariah berawal dari akuisisi Bank Jasa Arta oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. pada 19 Desember 2007. Setelah memperoleh izin dari Bank Indonesia, BRI Syariah mulai beroperasi pada 17 November 2008.

Dalam perkembangannya, BRI Syariah menjadi salah satu bank syariah penting di Indonesia. Perjalanan tersebut kemudian memasuki babak baru ketika BRI Syariah bergabung dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah.

Merger tersebut efektif pada 1 Februari 2021 dan menghasilkan Bank Syariah Indonesia (BSI). Dengan demikian, pada 2026 BRI Syariah lebih tepat dipahami sebagai bagian penting dari sejarah terbentuknya BSI, bukan sebagai bank yang masih berdiri sendiri.

Sejarah BRI Syariah juga melengkapi pemahaman mengenai perkembangan perbankan syariah Indonesia bersama sejarah Bank Muamalat dan Bank Syariah Mandiri.